Membuat perbandingan
Untuk membuat perbandingan, misalnya: antara dua benda tertentu, kita dapat menggunakan beberapa bentuk kalimat berikut ini: Bentuk 1: <A>より、<B>のほうが <kata sifat> です。 Bentuk 2: <A> は、<B>より、<kata sifat> です。 Dalam hal ini, <A> dan <B> adalah dua benda yang dibandingkan menurut sifat tertentu (misalnya: lebih tinggi, lebih berat, lebih cepat dsb.). Contoh: パリの エッフェルとうより、とうきょうタワーのほうが たかいです。 Dibanding Menara Eifel…
Read more
Menggunakan とおもいます
Kata とおもいます digunakan untuk mengekspresikan opini, pendapat atau ide kita terhadap suatu topik. Dalam kalimat, topik yg sedang kita tanggapi diletakkan sebelum partikel と. Contoh: マリアさんはパーティーにくるとおもいます Maria-san berpikir untuk datang/hadir di pesta. Dalam kalimat pada contoh di atas, topik yang ditanggapi adalah くる atau lengkapnya パーティーにくる . Jadi topik ini berbentuk kata kerja (くる = datang). Jika…
Read more
Belajar Kata Sifat (Bag.3): Mengaitkan dua kata sifat
Untuk mengaitkan dua kata sifat yang memiliki arti yang sejajar (Contoh: orang itu baik dan ceria) dalam kalimat, kita menggunakan: くて dan で. “くて” digunakan jika kata sifat yg pertama adalah いけいようし, sedangkan “で” digunakan jika kata sifat pertama adalah なけいようし. Contoh: りんさんの へやは ひろくて あかるいです。 Kamar Lin-san luas dan terang. くまもとは しずかで あんぜんです。 Kumamoto tenang dan aman. Selain “くて”…
Read more
Belajar Kata Sifat (Bag.2): Lawan kata
Berikut ini adalah daftar kata sifat beserta lawan katanya: i-adjective Bhs.Jepang Bhs.Indonesia ちかい とおい dekat jauh ひろ せまい luas sempit あたらし ふるい baru lama あかるい くらい terang, riang gelap たかい やすい mahal murah たかい ひくい tinggi rendah ながい みじかい panjang pendek おおい すくない banyak sedikit ふとい ほそい tebal tipis あつい さむい panas dingin あたたかい すずしい…
Read more
Belajar Kata Sifat (Bag.1): Jenis-jenis Kata Sifat
Ada dua jenis けいようし(kata sifat /adjective) dalam bahasa Jepang: i-adjective na-adjective i-adjective (いけいようし) i-adjective selalu diakhiri dengan “~i”. Contoh: あたらしい、あたたかい、ふるい、すずしい Kata “きれい” tidak termasuk kelompok i-adjective karena i-adjective tidak diakhiri dengan “ei”. Berikut ini adalah daftar beberapa kata i-adjective yg umum digunakan: あたらしい baru ふるい lama あたたかい hangat すずしい agak dingin/sejuk あつい panas さむい dingin おいしい…
Read more
Partikel は(wa)
Partikel は digunakan sebagai penanda topik kalimat. Topik dalam sebuah kalimat adalah hal utama yg ingin dikatakan melalui kalimat itu. Contoh: わたしはがくせいです: saya adalah seorang pelajar にほんごはおもしろいです: Bahasa Jepang itu menarik Partikel は biasanya digunakan untuk menandai suatu topik yang sudah pernah diperkenalkan dalam pembicaraan, atas sesuatu yang sudah familiar bagi pembicara maupun pendengar. Ketika sebuah topik…
Read more
Menggunakan Partikel の
Partikel の biasanya digunakan untuk menyatakan kepunyaan/kepemilikan, seperti penggunaan apostrope+s [‘s] pada bahasa Inggris. Partikel の menunjukkan bahwa kata-benda sebelum partikel tersebut memiliki kata-benda sesudahnya. Contoh: A: これは だれの ほんですか — Ini buku milik siapa? B: わたしの ほんです — Buku milik saya. Jika kata-benda sesudah partikel の cukup jelas bagi pembicara maupun pendengar, kata-benda tersebut dapat ditiadakan. Contoh: あれはわたしの「くるま」です Itu [mobil]…
Read more
Cocoa: Mengelola window tambahan
Tutorial ini adalah sambungan dari: Membuat window tambahan Setelah tahu caranya membuat window tambahan, kita akan mencoba mengendalikan window tambahan ini dari window utamanya. 1) Buatlah UI seperti ini (MainMenu.xib): 2) Sunting file Header (MultiWindowAppDelegate.h): [sourcecode language=”objc”] // // MultiWindowAppDelegate.h // #import <Cocoa/Cocoa.h> #import "WindowTambahan.h" @interface MultiWindowAppDelegate : NSObject <NSApplicationDelegate> { NSWindow *window; WindowTambahan *myWin;…
Read more
Cocoa: Membuat window tambahan dengan NSWindowController
Sangat sering aplikasi kita terdiri atas lebih dari satu window. Misalnya, pada aplikasi database dimana kita menunjukkan daftar record pada window utama, dana detail sebuah record pada window tambahan. Bagaimana membuatnya? Perhatikan langkah2 berikut: 1) Buatlah project yang baru. Namakan: MultiWindow 2) Pada MainMenu.xib, buatlah UI seperti ini: 3) Buka menu File > New file……
Read more
Cocoa: Menampilkan image dengan dialog “Open file”
Tutorial ini akan menunjukkan cara: menampilkan dan menggunakan dialog Open file menampilkan sebuah image yg dipilih dari dialog Open file 1) Gunakan object NSImageView dan sebuah Push button untuk membuat UI seperti ini: 2) Editlah file Header: [sourcecode language=”objc”] // // ImageViewer4AppDelegate.h // #import <Cocoa/Cocoa.h> @interface ImageViewer4AppDelegate : NSObject <NSApplicationDelegate> { NSWindow *window; NSImageView *imageView; }…
Read more
Cocoa: Cara mudah menampilkan image
Inilah cara paling mudah menampilkan image: 1) Gunakan object NSImageView dan sebuah Push button untuk membuat UI seperti ini: 2) Editlah file Header: [sourcecode language=”objc”] // // ImageViewer3AppDelegate.h // #import <Cocoa/Cocoa.h> @interface ImageViewer3AppDelegate : NSObject <NSApplicationDelegate> { NSWindow *window; NSImageCell *imageView; } @property (assign) IBOutlet NSWindow *window; @property (assign) IBOutlet NSImageCell *imageView;// tambahkan outlet ini…
Read more
Cocoa: Mengatur posisi Image
Dalam tutorial ini, kita akan menggunakan class MyView dalam tutorial sebelumnya: Bekerja dengan NSImage Dalam tutorial sebelumnya, posisi image dalam form nampak seperti ini: Bagaimana mengatur posisi Image kita, misalnya meletakkannya di tengah form? Berikut ini adalah kode program MyView.m yg sudah diperbaiki: [sourcecode language=”objc”] // // MyView.m // #import "MyView.h" @implementation MyView – (id)initWithFrame:(NSRect)frame…
Read more
Obj-C: Apa itu Header file?
Apa itu Header file? Header file memisahkan deklarasi Method dengan implementasinya. Dengan hanya melihat deklarasi sebuah method, misalnya: (int) Tambah ((int)x, (int)y); kita bisa tahu bahwa method tersebut mengembalikan sebuah nilai integer dan untuk menggunakan method tersebut dibutuhkan dua parameter integer: x dan y. Mungkin bagaimana method tersebut diimplementasikan tidak penting buat kita. Tapi dari…
Read more
Obj-C: Kenapa kita perlu Header file? (bagian 3)
Tutorial ini masih berkaitan dengan kegunaan file Header, kali ini untuk keperluan subclass. Lihat tutorial sebelumnya: Obj-C: Kenapa kita perlu Header file? Obj-c: Kenapa kita perlu Header file? (bagian 2) Pada tutorial sebelumnya kita mencoba memanggil method2 yg berada di dalam file Header (MyClass.h) dan sebuah file Object (MyClass.0), yang berasal dari project yang lain. Dari…
Read more
Obj-C: Kenapa kita perlu Header file? (bagian 2)
Tutorial ini masih berkaitan dengan kegunaan file Header, khususnya dalam mendistribusikan kode program anda. Lihat tutorial sebelumnya: Obj-C: Kenapa kita perlu Header file? Pada tutorial sebelumnya kita telah membuat sebuah file Header (MyClass.h) dan sebuah file Object (MyClass.0) yg berisi implementation dari method2 yg prototype-nya didefinisikan di MyClass.h. Dalam tutorial ini kita akan mencoba menggunakan…
Read more
Obj-C: Kenapa kita perlu Header file?
Kenapa kita perlu mendeklarasikan Class ke dalam Header file dan Implementation file yang terpisah dari main.m? Tutorial kali ini akan mencoba menjawab pertanyaan tersebut dengan sebuah contoh program sederhana. 1) Buatlah sebuah Project baru (contoh: Test07) menggunakan template “Command line tool”. 2) Buka menu: File > New File. Pada dialog: “Choose a template for your…
Read more
Cocoa: Bekerja dengan NSImage
1) Buatlah sebuah project baru 2) Buka menu: File > New File. Pada pilihan template, pilih “Objective-C class” dan klik Next. 3) Pada pilihan “Choose options for your new file”, pilih “Subclass of NSView”, lalu klik Next. 4) Pada isian “Save As”, masukkan nama Class yg anda inginkan (Contoh: MyView) dan klik Save. XCode akan…
Read more
Obj-C: Membuat Method
Method adalah bagian dari program yang melaksanakan tugas tertentu. Bagian program ini diberi nama yang unik sehingga bisa dipanggil sewaktu-waktu jika diperlukan dan secara berulang-ulang. Dalam Obj-C, kita dapat membuat Method dengan dua cara: Instance Method: dipanggil melalui object (Class instance) Class Method: dipanggil melalui nama Class Deklarasi Instance Method diawali dengan tanda “-” (minus)…
Read more
Membuat posting yg mengandung sourcecode
1) Pindah ke modus HTML: 2) Ketikkan template berikut ini: 3) Isian parameter “language” adalah pengenal bahasa pemrograman yg anda gunakan. Dalam tutorial ini, saya gunakan “objc” untuk menggunakan format sintaks Objective-C. Untuk daftar pengenal selengkapnya, lihat disini: http://en.support.wordpress.com/code/posting-source-code/ 4) Masukkan kode anda di antara tag “Sourcecode”: 5) Kembali ke mode “Visual”, bagian sourcecode akan…
Read more